Sunday, November 4, 2012

Serba Salah

Aku selalu ngeluh dan ngomel tentang pacarku. Di saat aku punya pacar yang baik, aku menyia-nyiakannya. Di saat aku punya pacar yang jahat, aku malah ngejar-ngejar dia. Giliran aku gak punya pacar, ngakunya aja sih strong, cuma rasa kesepian itu selalu nongol.

Tahun-tahun yang aku lewati memberikan banyak kisah dan pelajaran. 2010 dan 2011 bisa dibilang 'masaku'. 2012? Oke, giliran aku yang menerima karma atas semua yang aku lakukan. 2012 ini, aku kalo pacaran selalu serius, gak ada istilah main-main. Aku selalu berusaha menjadi yang terbaik buat pacar aku, dan mempertahankan hubungan kami. Tapi apa daya, semua kesungguhanku ga sebanding dengan balasan yang aku terima. Aku selalu sakit hati. Tapi meskipun begitu, tetap saja aku terus mempertahankan hubungan kami. Aku ingin serius, benar-benar belajar untuk mengerti dan memahami.

Sampai di akhir 2012, aku rasa kutukanku berakhir. Aku ketemu sama cowok yang bisa dibilang baik banget. Kayak cowok yang pernah aku pacari pas 2010. Apa aja yang aku bilang dia nurut, apa aja yang aku minta dia kasih. Pengorbanannya besar. Tapi masalahnya, aku hanya sekedar sama dia. Bisa seharian kami nggak komunikasi sama sekali. Kalo ditanya orang apa aku uda punya pacar, aku selalu jawab belum. Di facebook atau twitter pun aku ga ada publikasiin kalo aku pacaran. Statusku nggak ada sedikitpun menyangkut tentang cinta. Aku jahat? Ntahlah.

Aku mungkin cuma butuh waktu untuk pembiasaan. Tapi sampai kapan? Aku lihat, dia emang bener-bener tulus dan serius sama aku. Baru juga jadian, kami udah ngebahas tentang masa depan hubungan kami. Jalan dia emang agak melenceng sedikit, suka taruhan, rada bandel. Aku coba ngarahin dia kebaikan. Aku sadar, aku bukan orang baik. Tapi udah akunya gini, aku gamau pasangan aku sebangsa kayak aku juga. Dia harus bisa bimbing aku nantinya. Kalaupun nanti kami gak jodoh, setidaknya aku bisa membawa dia ke kebaikan untuk masa depannya kelak.

Aku harap aku bisa berubah. Bisa sayang sama dia sengan tulus, bukan karena ada apa-apanya. Aku harap rasa itu segera ada. Aku juga gamau nyakitin hati dia, karena dia baik banget. Sebentar lagi dia ulang tahun. Aku gak tau mau kasih kado apa. Aku lagi nggak ada uang. Akhirnya aku putusin untuk bikin prakarya sendiri. Mudah-mudahan dia suka. I will love you, soon :)

0 comments:

Post a Comment

Template by:

Free Blog Templates